Sabtu, 17 Mei 2014

Visual Art

Menggambar manual 
Menggambar dengan teknik manual disini merupaka salah satu teknik menggambar yang murni menggunakan tangan tanpa bantuan alat digital (scanner tidak termasuk ya,hehe). menggambar manual menurut saya lebih menyenangkan dan memuaskan karena terasa lebih menjiwai (haha :D ) dan kita bisa lebih bebas menggunakan tangan kita. 
alat yang diperlukan:
- Pensil
- Penghapus
- penggaris
- Bolpoint
- Pensil Warna- Watercolor pencil
- Kuas kecil
- Air
- Scanner
Proses :
1. Sketch manual menggunakan pensil, penghapus dan penggaris
2. Tebalkan outline gambar menggunakan bolpoint
3. hapus sketsa
4. Warnai dengan menggunakan pensil warna (watercolor pencil)
5. gunakan efek gradasi, dan efek gelap terang
6. Basahi gambar yang telah diwarnai dengan menggunakan kuas yang telah dibasahi air (hal ini bertujuan agar warna bisa menjadi lebih merata dan rapih)
7. Selesai, kemudian Scan.

contoh :
2014
Menggambar Digital
Teknik menggambar digital adalah sebuah teknik menggambar dimana kita menggunakan sebagian atau bahkan seluruhnya untuk menggambar dengan bantuan alat digital. sebagian disini maksudnya tidak seluruhnya menggunakan alat digital, misalnya contoh yang saya jelaskan dibawah ini. dimana sketsa dan pembuatan outline  nya manual sedangkan pewarnaan nya digital, ada juga yang outline dan pewarnaan nya digital. sedangkan teknik digital secara keseluruhan adalah semuanya menggunakan alat digital mulai dari sketching sampai finishing. misalnya, sketching sekarang tidak sedikit orang menggunakan pen table. menggunakan alat digital saya rasa membuat pekerjaan lebih mudah dan murah :D . selain itu hasilnya bisa lebih rapi, sayangnya dengan tidak menggambar dengan tangan secara langsung mungkin untuk sebagian orang akan merasakan kurangnya kepuasan tersendiri.

Alat yang diperlukan :
1. Pensil
2. Penghapus
3. Ballpoint cair/drawing Pen
4. Scanner
5. laptop
6 Software berbasis bitmap atau vektor ( saya biasanya memakai : Photoshop, CorelDraw, paint tool SAI )

Proses pengerjaan :
1. Buat Sketsa secara manual menggunakan pensil , penghapus dan penggaris jika diperlukan
2. perjelas dan pertegas outline gambar menggunakan drawing pen atau bolpoint cair
3. hapus sketsa
4. Scan
5. Lakukan pewarnaan menggunakan software pendukung
6. gunakan teknik gradasi dan gelap terang
7. selesai

contoh :


Contoh - contoh sketsa :











Tips mendapatkan Inspirasi dan ide untuk menggambar 
Menggambar itu tidak semudah apa yang orang-orang fikirkan, tidak hanya membutuhkan skill menggambar yang baik tapi dalam menggambar tanpa disadari kita telah mengasah kemampuan otak dan daya imajinasi sekaligus. ga percaya? Dalam menggambar kita dilatih untuk belajar teliti, sabar dan tekun. apalagi pas belajar dasar itu masa-masa paling sulit, hehehe. tidak sampai situ, orang yang sudah cukup mahir pun akan terus berusaha untuk mengasah kemampuannya. pernahkan anda mengalami dimana anda merasa bingung tentang apa yang ingin anda gambar? atau bahkan anda sulit untuk membuat gambar sesuai yang diinginkan ? hal itu wajar, makanya orang yang suka menggambar itu bisa dibilang bahwa setiap gambar baru adalah tantangan baru. tantangan untuk membuat sesuatu yang baru, dimana untuk membuat sesuatu yang baru itu butuh ide, pemikiran yang baru pula. berikut ada beberapa tips yang biasa saya lakukan untuk mendapatkan ide untuk menggambar :
1. Banyak mencari Referensi baik itu berupa gambar-gambar, ilustrasi, komik atau apapun karya-karya orang lain
Tentu saja hal ini cukup penting, kegiatan ini bukan bermaksud untuk menjiplak atau mencontoh karya orang lain. justru dengan banyak melihat karya orang lain kita akan menjadi lebih bersemangat dan bisa merangsang otak untuk melahirkan ide-ide baru.
2. Ngaca 
jangan berfikiran aneh-aneh! :D terkadang kita mengalami kesulitan untuk menggambar karakter dengan posisi/pose tertentu. maka dari itu, untuk mengatasi hal demikian caranya adalah ngaca/ bercermin. anda bisa membuat karakter dengan ekspresi tertentu dengan cara melihat ekspresi anda di cermin. selain ekspresi anda juga bisa berpose di depan cermin, sebagai model untuk pose karakter yang akan anda gambar. memang sedikit aneh, tapi ya begitulah. atau jika merasa sulit, anda bisa meminta orang lain untuk mejadi modelnya.
3. Manfaatkan kamera ponsel anda
ini merupakan metode lain dari bercermin, anda bisa menggunakan kamera anda untuk memotret anda ataupun orang lain sebagai model untuk karakter yang akan anda buat. tapi kini, sudah banyak orang yang menjadikan "manekin" sebagai model. anda bisa membelinya di toko buku atau di toko khusus penjual alat-alat manga.
4. Sering mengamati hal-hal kecil dan natural
anda harus sering-sering mengamati hal-hal kecil dan natural di sekitar anda, misalnya untuk mengasah kemampuan menggambar anda dalam hal seperti : lipatan baju, gerakan tubuh, proporsionalitas, efek gelap terang, anatomi dan lain-lain.
5. Diskusi dan berkumpul dengan teman sehobi
teman sehobi disini maksudnya adalah orang yang suka menggambar juga. :D berdiskusilah dengan mereka, mintalah kritikan atas karyamu. hal ini bertujuan untuk terus mengembangkan kemampuanmu dan memperbaiki kekurangan-kekuranganmu, selain itu anda juga bisa saling bertukar pikiran dan saling berbagi pengalaman. disamping itu dengan banyak atau sering berkumpul dengan mereka, tanpa disadari semangatmu untuk menggambar akan naik (setidaknya tidak hilang), menjaga semangat itu juga sangat penting terhadap  hasil dari karyamu. ingat, kalau tidak mau menggambar, lebih baik jangan menggambar. karena nanti hasilnya akan mempengaruhi hasil karyamu. itulah kata-kata dari seorang komikus terkenal di Jepang.
6.Mapirlah ke toko buku
disana banyak sekali komik dan buku-buku yang mungkin bisa menginspirasi karya anda.

Senin, 17 Maret 2014

Heat Transfer

Heat transfer (perpindahan Kalor) adalah ilmu untuk mengetahui perpindahan panas diantara dua benda atau material dimana diantara dua benda tersebut terdapat perbedaan suhu/temperatur.  heat transfer juga mempelajari bagaimana suatu panas/kalor itu dapat berpindah, selain itu juga kita dapat mengetahui lju perpindahan kalornya pada kondisi-kondisi tertentu. Pada semester sebelumnya telah dipelajari Termodinamika. sebenarnya heat transfer sangat erat hubungan nya dengan termodinamika.agar lebih mudah dimengerti saya akan menjelaskan perbedaan antara heat transfer dengan termodinamika.
adapun perbedaan antara termodinamika dengan heat transfer adalah bahwa termodinamika membahas system dalam keadaan setimbangdapat digunakan pula untuk meramalkan energy yang diperlukan untuk mengubah system dari suatu keadaan setimbang ke keadaan setimbang lain dan tidak dapat meramalkan laju perpindahan yang terjadi. mengapa demikian? karena pada waktu proses perpindahan itu terjadi, system tidak berada dalam keadaan setimbang.
Perpindahan kalor ini juga melengkapi hukum pertama dan kedua termodinamika.
agar lebih mengerti kita ambil contoh :
peristiwa pendinginan yang berlangsung pada suatu batangan Baja panas yang dicelupkan kedalam air.
dengan termodinamika kita dapat :
meramalkan suhu kesetimbangan akhir dari system batangan Baja dan air itu
dengan heat transfer kita dapat :
membantu untuk meramalkan suhu batangan Baja ataupun air itu sebagai fungsi waktu, dapat menunjukkan kepada kita waktu yang diperlukan untuk mencapai kesetimbangan itu atau berapa suhu batangan itu pada suatu saat sebelum tercapainya keseimbangan, sedangkan dengan termodinamika tidak bisa.
 
jadi apa yang dimaksud dengan HEAT TRANSFER?
heat transfer berasal dari kata :
1. Heat/ Panas/ Energi thermal
2. Transfer/ perpindahan
jadi perpindahan kalor adalah energy thermal yang berpindah karena adanya perbedaan temperatur pada suatu ruangan tertentu.
Panas/Heat adalah sebuah energy yang ditandai dengan temperatur, dinyatakan dengan Energi Kinetik (kinetic-kinetic dari molekul-molekul zat).

Jumat, 07 Maret 2014

ELEMEN MESIN

Tujuan :
memahami fungsi, aplikasi, pemilihan material, analisa gaya dan menentukan perhitungan serta kekuatan dari suatu komponen elemen mesin.

Materi :
1. Rivets
2. Pipes and Unions
3. Srings
4. Bearings
5.Transmissions
6. Control Cables
7. Electrical cable and connectors

RIVETS
1. Introduction
      a Rivet is a short cylindrical bar with a head integral to it
Bagian yang berbentuk silinder sebaaimana ditunjukkan pada gambar diatas adalah body rivet atau biasa disebut shank sedangkan bagian dibawah shank/body disebut tail (ekor). Rivet digunakan untuk menggabungkan/mengikat 2 plat secara permanen, umumnya digunakan untuk menggabungkan material metal yang ringan.

Riveted joint ( sambungan yang dirivet ) adalah penguat permanen yang digunakan untuk menggabungkan dua atau lebih plat sheet metal bersama-sama, sambungan harus kuat untuk mencegah kebocoran dan kegagalan/kerusakan. 

2. Methods of Riveting
        Pertama-tama hendaknya plat dilubangi dengan cara di bor. ukuran lubang ada aturannya, biasanya 1,5 mm lebih besar dari diameter rivet.
     
 menyambung 2 plat bisa memakai :
  1. Adhesive Body Joint ( lem ) , transfer bebannya jauh lebih merata
  2. Rivet (paku keling) , lebih kuat dibandingkan dengan di lem tapi yang harus diperhatikan adalah konsentrasi tegangan nya karena dapat menurunkan kekuatan plat sehingga dapat timbul crack.

3. Materials of Rivet
    Rivet didesain supaya kuat dan ulet. biasanya terbuat dari Steel [baja]  ( Low carbon steel atau nickel steel ), brass [kuningan], aluminium atau copper [tembaga].
                     
                A    =  Aluminium
                S    =   Steel
                M   =   Nickel Copper
                C    =   Copper
                ST  =   Stainless Steel

 Tabel diatas merupakan keterangan cocok atau tidaknya antara bahan rivet yang digunakan dengan plat yang akan di rivet. Untuk keterangan YES berarti bahan tersebut cocok digunakan , untuk NO berarti tidak. Sedangkan tanda Tanya diatas menunjukkan bahwa ada kemungkinan masih bisa digunakan atau cocok tergantung dari lingkungan industrinya, iklim/cuaca.

Kita ambil contoh :
Misalkan material rivetnya adalah Aluminium, maka table diatas menyatakan bahwa;
-rivet dengan bahan aluminium cocok untuk plat aluminium dan Aluminium/ Zinc coated Steel
- rivet kemungkinan masih bisa digunakan pada plat zinc coated steel tergantung kondisi cuaca/ikilim, kondisi lingkungan nya
- rivet tidak cocok digunakan pada plat dengan bahan stainless steel, tembaga dan kuningan

4. Manufacture of Rivet
rivet dibuat dengan proses cold heading atau hot forging. Riveted Joints digunakan pada struktur,membangun kapal, jembatan, tangki dan kerangka boiler.